Posted by: todung | 21 May 2008

Quovadis Indonesiaku, 13 Sosial: Minyak Tanah dan Gas

 

Konversi minyak tanah dengan gas membingungkan masyarakat. Kebiasaan masyarakat yang sudah akrab dengan minyak tanah sejak jaman dulu tiba-tiba harus dipisahkan oleh kebijakan konversi mengantikannya dengan gas. Ibarat suami isteri yang sudah berjanji setia sampai mati tiba-tiba dipisahkan paksa oleh penguasa dan digantikan dengan kekasih baru yang mau tidak mau, suka tidak suka, senang tak senang harus  diterima, bagaikan jaman Siti Nurbaya, kekasih lama sudah dikurung, kita kangen, butuh, dia tidak muncul lagi. Orang kota memang sudah terbiasa begitu tapi kita orang desa memerlukan sosialisasi yang perlu lama. Masih juga ada penguasa diktator, Datuk Maringgih disini. 

            Belum lagi, kedatangan kekasih baru ini malu-malu dan mahal. Kadang-kadang muncul, kadang-kadang hilang. Begitu muncul harus dibayar mahal. Hilang, muncul, mahal, begitu terus. Penguasa memastikan satu waktu mereka akan menjadi kekasih yang mesra, tidak kembali kepada kekasih lama termasuk kepada kayu bakar, ditakutkan hutan akan menjadi gundul. Terpaksalah masyarakat menanam pohon di setiap lahan kosong di ladang dan di pematang sawah untuk mengantisipasi janji palsu penguasa akan hadirnya gas dengan aman dan murah.

            Pemerintah tidak menjelaskan secara luas kepada masyarakat apakah memang jumlah persediaan minyak tanah sudah akan lebih minim dibandingkan dengan persediaan gas? Atau hanya berspekulasi untuk menghilangkan subsidi minyak tanah yang disebut-sebut sangat berat mempengaruhi anggaran pendapatan dan belanja Negara?

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: