Posted by: todung | 27 May 2008

HKBP MENJELANG SINODE GODANG (SINODE AGUNG) 2008

Pada periode berjalan (2004-2008) kemajuan besar dalam tubuh Gereja HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) terutama membuka peluang bagi kemajuan Gereja HKBP pada masa yang akan datang. Kelima pimpinan bersama HKBP menjalankan tugasnya dengan sangat cermat mengikuti Aturan dan Peraturan HKBP 2002 melanjutkan periode rekonsiliasi setelah terjadinya permasalahan besar HKBP periode sebelumnya.

Empat tahun masa periode kepemimpinan HKBP terasa singkat, namun Ephorus Pdt DR B Napitupulu, Sekretaris Jenderal Pdt WTP Simarmata, MA, Kepala Departemen Marturia Pdt MH Sihite, STh, Kepala Departemen Diakonia Pdt. NF Siregar, STh dan Kepala Departemen Koinonia Pdt. BM Siagian, STh dengan serasi terjun ke tengah Jemaat di seluruh peta pelayanan desa terpencil, pedesaan, perkotaan dan kota besar.

Peta pelayanan menurut statistik HKBP beraneka ragam karakteristik berada pada 26 Distrik dipimpin oleh Praeses, 611 Ressort dipimpin oleh Pendeta Ressort dan 3.198 Huria dipimpin oleh Pimpinan Jemaat, termasuk di Ontario California, Colorado, New York dan Seatle Amerika Serikat juga Singapur dan Malaysia. Demikian juga gaji pokok pelayan khususnya pendeta aktif dan pensiunan selama periode ini naik 20 hingga 36 %.

Belum ada evaluasi tentang mantap tidaknya Aturan dan Peraturan (semacam anggaran dasar dan rumah tangga) HKBP yang terbit tahun 2002 dan baru dilaksanakan efektif tahun 2004 yang menjadi pedoman teknis dan pedoman pelaksanaan umum HKBP.

Pada Sinode Agung 2008 ini beberapa hal sudah mulai tercium usulan amandemen pada Aturan dan Pearaturan HKBP 2002 diantaranya: agar kepemimpinan Ephorus dikembalikan sebagai pimpinan tertinggi, tidak lagi merupakan pimpinan bersama; kedua agar kedudukan Majelis Pekerja Sinode (MPS) lebih difungsikan hingga ke jemaat-jemaat di Distrik yang diwakili, tidak berhenti hanya pada penyusunan program dan anggaran di tingkat pusat;

Ketiga agar lebih memberdayakan Penatua dan Pelayan Tahbisan lainnya boleh menjadi Pimpinan Jemaat, tidak lagi diharuskan diduduki oleh Pendeta baik di Jemaat Induk (Sabungan) mau pun di Jemaat Cabang (Pagaran);

Keempat, agar system pemilihan di seluruh tingkatan di HKBP termasuk pemilihan Ephorus diubah menjadi system “manjomput nasinurat” (memilih calon terbaik dari tingkat terbawah hingga tingkat atas dengan cara memetik nama yang tertulis dalam gulungan kertas, seperti terjadi pada pemilihan dalam Alkitab). Usulan itu berawal dari timbulnya berbagai permasalahan yang perkirakan terjadi selama kurun waktu empat tahun periode ini.

Bila ada usulan amandemen pada sinode kali ini khususnya amandemen tentang system pemilihan, belum tentu serta merta dapat dilaksanakan pada sinode 2008 ini, masih harus menunggu pelaksanaannya pada sinode pemilihan 2012, karena pelaksanaan HKBP selama periode ini hanya mengikuti Aturan dan Peraturan 2002 asli, dan amandemen hanya dilakukan pada Sinode Agung, sedang sinode serupa hanya berlangsung sekali dalam satu periode.

Tugas berat sudah menanti kepemimpinan HKBP terpilih periode 2008-2012 yang dipilih pada Sinode Agung tahun ini. Pertama, sertifikasi lahan seluruh Kompleks Gereja, Lembaga Pendidikan (Sekolah, Kursus, Perguruan Tinggi), Lembaga Kesehatan (Poliklinik, Rumah Sakit) Yayasan, Perkantoran, Tanah Milik HKBP termasuk pengembalian asset HKBP yang dipakai pemerintah seperti RSU Tarutung, RSU Sipirok, Puskesmas Butar, Puskesmas Sayurmatinggi Padang Sidempuan, Tangsi Tarutung termasuk perkantoran Kabupaten Tapanuli Utara.

Kedua, pemutasian Pendeta dan Fulltimer lainnya berbasis karier mengacu pada mekanisme Aturan Kepegawaian yang telah disahkan oleh Ephorus (2006), tidak lagi berdasar suka tidak suka oleh pimpinan berwewenang.

Ketiga, pelaksanaan program lanjutan yang ditetapkan oleh Ephorus melalui berbagai rapat MPS antara lain Program Strategis yang merupakan program Renstra lanjutan periode lalu seperti: peningkatan mutu Lembaga-Lembaga Pendidikan Teologia, mutu RSU Balige, Pengembalian Asset HKBP, Pengembangan Musik dan Liturgi HKBP, Pengembangan Sarana Prasarana terutama rehabilitasi gedung-gedung yang berusia 100 tahun ke atas, Kemitraan dalam dan luar negeri dan Pendidikan Kursus (Luar Sekolah).

Selain program strategis juga melaksanakan Program Khusus seperti: Memajukan Fakultas Kedokteran UHN, pelaksanaan Pra Jubileum 150 tahun (Tahun Dana Pensiun (2006), Tahun Koinonia (2007), Tahun Marturia (2008), Tahun Diakonia (2009), Tahun Pra Jubileum (2010) dan Tahun Jubileum (2011) menjadikan Sipoholon setiap tahun tempat berkumpul massa HKBP terutama pada kebaktian kolosal Paskah Raya atau setiap tanggal 7 Oktober, hari lahir HKBP.

Masih termasuk dalam Program Khusus yaitu Pembangunan NCC (Nommensen Christian Center), Pengembangan CUM (Credit Union Modifikasi)

Program strategis dan program khusus masih ditambah lagi dengan Program Krusial (terkait dengan peraturan pemerintahan dan otonomi daerah) dan pengadaan sarana bagi Kantor Pusat, juga Program Melekat pada Departemen Koinonia, Marturia dan Diakonia setiap tahun berjalan.

Selain MPS yang terdiri dari Pimpinan Pusat, Praeses (Pimpinan Distrik) dan Wakil Jemaat dari Distrik yang setiap tahun berkumpul menyusun program dan anggaran, pimpinan pusat HKBP juga didampingi oleh Badan Audit yang telah mengaudit Kantor Pusat HKBP sendiri, bantuan bencana alam tsunami di Aceh dan Nias, Yayasan Universitas HKBP Nomensen dan Lembaga Dana Pensiun HKBP. Pelaksanaan tugas auditnya sungguh luar biasa, ditemukan banyak ha;l yang perlu diperbaiki secara komprehensif lembaga.

Lembaga lain yang sangat ditunggu greget program dan pelaksanaannya oleh seluruh lapisan HKBP yaitu Badan Usaha, Badan Penyelenggara Pendidikan dan Badan Litbang HKBP.

Selamat kepada seluruh sinodisten yang akan menghadiri Sinode Agung 2008, kehadiran setiap pelayan merupakan panggilan Tuhan untuk mempersiapkan HKBP, bawalah hati damai di bawah salibNya. Ada masa bergumul, ada masa rekonsiliasi, ada masa damai dan kali ini adalah masa pemantapan damai menatap masa depan gemilang dalam Tuhan.

Penulis: salah seorang anggota MPS (Majelis Pekerja Sinode) HKBP dari Distrik VIII Jawa Kalimantan tahun 2004-2008.Tulisan ini telah terbit di HU Batak Pos Kamis 22Mei 2008.


Responses

  1. KONVERGENSI:

    1.Kontribusi fenomena baik partisipan makin tumbuh
    11.Terutama Warga Voluntir
    12.Bisa dikontrak Line Management Eksekutip HKBP

    2.Tentu Aturan Peraturan jasdi Displin:
    21.Hasil Musyawarah Mupakat dari Uhum dan Padan
    22.Seni Eksekutup Periode AP jalankan
    23.Sebab itu Warga Jemat Kritis juga disiplin.
    .
    GBU
    NDH,K-7
    18.6.2008 HH

    Terima kasih Tulang, (Mertuaku Boru Hutabarat dari Hutabarat Parbaju, lihat “about”), mengenai disiplin untuk taat AP selalu masih terkendalai oleh kepentingan pada segala lapisan formal dan informal, makanya usul jemaat yang saya terima saya tuangkan dalam tulisan di atas untuk kiranya dapat diamandemen seperti Pemilihan Pemimpin pada semua level struktur organisasi HKBP termasuk Pemilihan Ephorus dengan teknik Manjomput Nasinurat, keharusan gereja setempat (pagaran) dan gereja Ressort (Sabungan) tidak harus dipimpin oleh Pendeta namun dengan memberdayakan tokoh (Penatua) setempat, dan yang ketiga agar mengembalikan kepemimpinan puncak HKBP pada Ephorus, bukan kepemimpinan bersama 5 (lima) board yaitu Ephorus, Sekjend, Kabid Koinonia, Kabid Marturia dan Kabid Diakonia seperti sekarang. Sukses untuk Sinode Godang 2008, sai gabe ma, sai horas ma. Love, Love n Love (Todung Lumbantoruan)

  2. NDH :
    .
    Mauliate di hamu Amang T Sihombing.
    Ahu Hutabarat Parbaju Raja Nabolon, Gen Nop 16
    Ria Hutabarat, Diakonesse/ Donda Hutabarat di Jerman, dijou ahu Amangtua (alai Ria manjou Ito ?)
    Sian Demang i ma nasida (Anggi nami di Ompung)
    .
    Najolo tingki tugas ahir Jend Todo Sihombing diohot Diplomat ra Marisi Sihombing (nuaeng di Praha) ro tu bagasta di Hamburg, rap mangan.

    Tulang, hurang tibu ahu mambuka email, ai au memimpin Rapot Bolon Saportibi Borsak Sirumonggur Sihombing Lumbantoruan di Jakarta sejak 26 hingga 29 Juni 2008, ndang sempat mambuka website. Pada hal aku ketemu dengan Ompung Jenderal Todo Sihombing dalam acara itu hari Jumat dan Minggu kemarin. Saya kurang tahu tentang Marisi Sihombing di Praha, yang saya tahu Mangasi Sihombing Dubes RI di Hongaria, Budapest, beliau juga menjadi penceramah dalam acara kami itu, cuma diwakilkan. Huboto ma tutu tentang Diakones, jadi simatuangku boru ima Anting Matilda. Sai pajumpa ma hita muse, horas.

  3. RALAT NDH :
    Amang / Bere T Sihombing !
    1. Ternyata kemudian diperiksa dari info rekan, bukan Bp Mangisi Sihombing, tetapi Sihombing Diplomat dg Ibu Br Sitorus yg datang ke rumah kami bersama Jend Todo Sihombing. Jend Todo Sihombing dg Isteri Br Sitoorus, Adik “Marpariban” Koreksi Info baru dengar dari Nadeak / Isteri Br Siregar, Dilomat KBRI Berlin, ttgl 5.7.2008 di Pertem,uan Kr Ind Se Eropa di Hamburg.
    2. Info juga Dubes Praha M Sihombing disebut antaranya Formatur Sommerfest Bonapasogit Batak Se Eropa di Nordstrand dan Gereja Nommensen Pertama, tgl 1-3 Agustus 2008.
    3. Dan saya sudah 2 kali bertemu M Sihoming, pernah jadi Ketua Umum PERKI Se Eropa (Masyarakat Kristen), dan hadi di Pesta adik saya Weslin Hutabarat nikah dengan Rita Sihombing ( Jend Todo Sihombing “Amangudanya) di Keluarga (Orangtrua Angkat) Prof DR Dahm di Muenster Jerman sekitar 15-an th lalu.
    4. Dahm adalah putra Ibu yang lahir di Pansurnapitu Tarutung tatkala Orangtuanya Missionar disana, yang dipioniri Johannsen Rekan Nommensen 1862 segera 5 th kemudian tiba di Batak . Tante Dahm juga petugas Missi, wafat dikuburkan di Pansurnapitu.

    Ha,ha,ha,ha, Mauliate ma Tulang, gabe tempat singgah do hape bagasmuna di Jerman.
    Kebetulan au baru mulak sian Tarutung dung marpesta di Butar di hutanami meresmikan Jabu Parsantian (Rumah Pusaka Orang Tua). Hubege na di ari Minggu 29 Juni 2008 dua minggu na salpu baru diresmikan muse pemakaian ni Gareja HKBP na di Pansurnapitu dung di rehab ulang, autsugari nian boi ro hian keluarga ni Dahm di tingkii ate, baguslah. Memang sungguh tertarik do molo cerita antara bonapasogit dohot Jerman terutama angka missionarna, sampe pemain bola ni Jerman pe gabe pemain Idola ni hamian/hitaan di Piala Dunia.
    Tulang, boi do botoonku website/email ni angka halak hita na marpungu di eropah on? isarana ni Sommerferst Bonapasogit manang PERKI? Mauliate, Horas, Love, Love n Love (TodungLToruan/Sihombing)

  4. Ada kekeliruan yang dilakukan pimpinan HKBP sekarang yang tidak boleh lagi diulangi di masa yang akan datang. Pimpinan HKBP sekarang ini telah menyeret Gereja Tuhan berpolitik praktis, dengan mendukung calon tertentu dalam pilkada. Itu bukan tugas gereja. Gereja jangan dipakai untuk kepentingan politik golongan tertentu.
    Hal lain, Kantor Pusat HKBP harus transparan dalam pelaporan keuangannya, termasuk soal dana tsunami. Panggilah akuntan publik untuk mengaudit dan laporkan hasilnya kepada jemaat.

    Amang Dison Napitupulu, Yth.!
    Hah ha ha ha, apalagi kalau Pimpinan diberikan uang (money politics) oleh calon, rusak lagilah, juga uang tsunami tidak bisa dipertanggungjawabkan, tambah runyam dah. Namun sebagai pengikut Tuhan Yesus kita harus inga, tidak boleh menuduh sebelum jelas kesalahan seseorang, oke bangat bila diklarifikasi oleh akuntan publik, karena kudengar baru sebentar setelah duit tsunami disalurkan melalui jalur resmi Kantor Pusat HKBP ada peraturan dari badan pemberi dana itu bahwa dana bantuan tidak boleh disalurkan melalui HKBP harus dengan badan pendukung lain. Kalau mau tahu lebih lanjut hubungilah Badan Audit HKBP yang diketuai Bapak Sihotang, beliau itu luar biasa accountanship-nya.
    Tentang dukung mendukung calon, ada cerita begini: 2 minggu lalu kami mengadakan Rapot Bolon Saportibi (Global Conference) Pomparan Borsak Sirumonggur Sihombing Lumbantoruan di Jakarta, tepatnya tanggal 27-28 Juni 2008 di Gedung BPPT dan YTKI, kebetulan aku Ketua Pelaksananya. Dua orang peserta merupakan candidat, balon, calon Bupati Dairi dan calon Bupati Tapanuli Utara, dari marga Sihombing Lumbantoruan. Terjadilah perbincangan, ada yang setuju bahwa forum itu boleh mendukung calon, sepihak lagi menyatakan forum ini tidak boleh sama sekali membicarakan/mendukung calon, semuanya berbasis pada alasan yang sangat logis. Dalam forum, perbincangan itu tidak tuntas, dan memang tidak diagendakan, walaupun hangat. Baru jelas dengan kesimpulan yang diberikan oleh Ketua Umum Borsak Se-Jabodetabek dalam pidatonya pada Pesta Parolop-olopon besoknya tanggal 29 juni 2008, dimana seluruh peserta Rapot Bolon Saportibi termasuk kedua kandidat hadir, dikatakan: “Anak ni Borsak Sirumonggur do nasida (kedua calon), ingkon dukungonta, ingkon tangianghononta asa dipasu-pasu Debata, ingkon bangga do hita molo boi Bupati pomparan ni ompui”. Jadi, Pimpinan HKBP pun akan dengan bangga bila ada ruas HKBP bisa jadi Gubernur, atau Bupati dan pejabat lainnya, asal dengan proses yang baik dan benar. Aku setuju dengan Amang, love, love n love (TodungLToruan)

  5. Menanggapi tentang Mekanisma Sinode Godang HKBP Tanggal 1 – 7 September 2008, Tolong Diagendakan mengenai Kewenangan/otoritas Ephorus sebagai Pimpinan Tertinggi Agama agar lebih jelas dan tahu batasannya..uang ditambahl manang dipalobi-lobi, ibarat Presiden itu layaknya mandataris MPR dan yang memilih adalah rakyart..jadi, maka suara rakyat itu harus lebih didengar..ya sama seperti itu Ephorus pun punya batasan kewenangan yang tidak boleh melebihi keputusan apapun selain Keputusan tertinggi SINODE GODANG, kalau istilah lainya MUKTAMAR.. MUSYAWARAH BESAR ,…diambil dari bahasa latin “Sunhodos” kalau diterjemahkan dalam Bahasa Batak yaitu ” Rap mardalan’..alai sasitongna gabe ..Mardalan sandiri ..bagaimana itu???? kilas balik untuk mantan Ephorus HKBP 2004-2008 Dr Bonar Napitupulu melakukan kebijakan diluar tatanan aturan peraturan HKBP 2002 yakni Membuat SK Nomor 569 …melebur Resort Bandung Riau dengan Resort Bandung Martadinata menjadi 1 Resort Bandung Riau Martadinata tanpa melalui mekanisme Sinode Godang yang seharusnya di Tgl 1-7 September 2008. Wong Mantan Ephorus Pdt Dr J.R Hutauruk pun gak berani sama sekali melakukan tindakan seperti itu yang sebenarnya sudah terjadi pembohongan sepihak yang menginginkan agar “Obsesi’nya tercapai…maaf ini hanya segelintir orang/jemaat saja..atau saya bisa bilang ulah dari oknum parhalado padahal eksistensinya diakui hingga 14 Oktober 2007… tsb. Janganlah Ephorus menjadi arogan dan sewenang-wenang dan melebihi batas yang ditentukan…..Oh Saya masih ingat Peryataan Ephorus tsb di Media masa pada saat Pesta Parolop-olopon yang besar di Senayan ybl yang mengatakan ” kalau gak mau bersatu…silakan cari gereja sendiri…Wah jawaban Ephorus ini nampaknya gak menunjukkan jawaban seorang ” Goodfather” tapi layaknya Orangtua yang sangat marah karena diusik dengan pertayaan yang menyudutkan ibana….Padahal di tahun 2007 tsb dia mencanangkan Tahun Marturia…antinya mencari jiwa buat Tuhan??? rupanya pengertiannya terbalik…buang ratusan orang ( jemaat ) sebodo amat EGP ( Emang Gua Pikirin ) dimanakah kasih itu ??????? eit tapi saya tetap yakin koq..masih ada “Kasih” di jaman kita ini..di Gereja kita HKBP…maksudnya itu KASIH uang.. buat aparat…KASIH uang buat Preman…KASIH uang buat “Donganta”..Kasih uang…buat….”Atasanta” …KASIH uang supaya Gereja AMAN…..yang terakhir buat yang terbuang….KASIHAN Deh Lu !!!!!!!!!!!

    Amang Adventinus Sihotang, Yth.:
    Mengenai kasus HKBP-tta na di Bandung tung tapasahat ma tu Tuhanta asa Ibana padamehon, holan Ibana nama na boi padamehonsa, tung so adong jolma naboi padamehonsa ia so Tuhanta silehon dame i, laos i ma tangiangta asa olo ro Tuhanta mandapothon roha ni sude ruas disi. Mauliate na di amang, ai sian nada i dapot rohangku do betapa kecintaanmuna menghadirkan Roh Tuhan di hurianta HKBP naboloni, ai dipatudu hamu siholni rohamuna dihaiason (transparansi) terutama ditingkat Pusat. Sai ditambai Tuhanta ma na songon hamu, jala sai gok ma pasu-pasu ni Tuhanta ditonga-tongamuna, sai horas ma, sai gabe ma, love, love n love (TodungLToruan)

    Dar Jemaat Yang masih mengakui dan mencintai HKBP , lubuk dan sanubari

  6. NDH:
    1. Horas ma di hamu Amang T Sihombing, Berenami !
    2. Di tingki on ndang apala dapot rohangku E-Mail Batak di Eropa, representatip tu kontak-harapanmuna.
    3. PENUNTASAN URAPAN TUHAN DALAM HKBP:
    31.Justeru SG HKBP Sep 2008 aktuilkan dynamisme kekritisan selektip Etnik Batak yg sudah sejak awal dalam ITSS ILmiah Teknologi Sekular Sakral cq Birokrasi Kepemimpinan (Kewirausahaan).
    32. Termasuk tema itu sejak saya 1969 Tekad di Jakarta harus mukim di LN Dunia I Eropa, jadi Studi Tuntas KBP Kultubudayaperadaban Dunia I II III saya, pada Historiografika Demografika Geografika Kulturologika, Survival Manusia di Universum.
    33. Th 2005 Jubiläum 105 Th Wafatnya Albert Einstein di Berlin, berkata Prof DR DR Elkana Jehuda dari Tel Avip (Bobot Tinggi Dunia Universiras ), bahwa toh Kerja Obyektivitas IT SS Ilmiah Teknologi Sekular Sakral Humanis Global, Edukasi Pastoralisasi itu, perlu di adanya ke etnikan sebagai keluarga dimana berlangsung Ajar Mengajar Didik Mendidik Internal Eksistensi Natural dan Kultural dari Para Subyek itu.
    3.4. Saya tuntaskan ITSS itu dtg Pemrih Etika Firman Tuhan.
    3.5. Dalam Usaha Pionir Universitas Sisingamangaraja + Lembaga Singamangaraja termasuk jabaran bangjkitkan Masyarakat Marga Batak, saya telateni dan komentar Eksistensi Natuiral dahn Kukltural Batak ini bertalian Premissi dan Simpulan Ucapan Elkana Jahuda itu.
    3.6. Memang Tema Tuhan Manusia Alam Teknologi Tugas Cerahan Pencerah Pilihan (Jenial) itu.
    3.7. Di Gereja Batak cq HKBP dapat kita orientasi dari awal sampai akhir (tuntas).
    3.8. Dalam IT SS tentu kita pahami Kasus KKN (cq Nepotisme) bernegara, NKRI ala Suharto. Padahal tertuntas Satu Agama Tuhan Sakral dalam Sekular.
    3.9. NB Tambahan:
    Sangat bermakna Masyarakat Interkontinental Alumni Batak, th 1996 beberapa jam seb Wafat Prof DR Bistok Siahaan di telepon masih sempat ingatkan pada saya tatkala saya di Jkt baru mudik dari Eropa ke Bonpas, supaya Usaha mempertemukan Alumni Internal Batak terus diusahakan. Di dlm MDIII Masyarakat Diskusan Interkontinental, sudah sejak lama terutama mulai 2003 saya / kami lakukan kontak dari di berbagai Kontentinen. Tentu sudah bisa dari berbagai Etnik dan Kultrural.
    .
    Demikian sekedar bahan saya sebagai Ujur K-7 kembali penting Penilaian Historiografika Demografika Geografika Kulturologika cq Dunia I II III Survival Manusia di Universum, (:TUHAN PENCIPTA ALAM SEMESTA)
    .
    ndh

  7. Saya J. Sitompul mau membeberkan kebusakan para pemimpin (ephorusna) dengan jajarannya (kantor pusat)
    kalau seandainya ada seorang calon pendeta dibawa oleh saudaranya, diantar dengan rekomendasi dari gereja lokal ke ephorus maka si calon pendeta tersebut harus memberi umpeti kepada ephorus sebesar 5 juta sampai 10 juta. dan kalau ada calon pendeta yang mau menjadi pendeta ressort harus memberi umpeti sebesar 5-6juta. dan kalau ditempatkan ke daerah2 basah seperti HKBP Rawamangun,HKBP jalan jambu,HKBP duren sawit, HKBP sudirman, HKBP Kebayoran Baru, HKBP Kebayoran Lama, HKBP Tebet, maka harus memberi umpeti sebesar 7-8juta. ada upaya2 para pendeta untuk tidak dimutasikan kedesa-desa dengan cara mencari muka dengan ephorus, sekjen, praeses. atau dengan cara lancar memberi iuran bulanan secara rutin (Persembahan kantong II). Mungkin banyak sarat KKN (kental dengan marga). Ephorus kali ini lebih condong ke Pejabat2 negara seperti Bupati, Gubernur hingga Presiden. ada anggapan kemenangan Ephorus dalam sinode godang kali ini mendapat dukungan dari para bupati, dan gubernur. dan banyak jajaran kantor pusat enggan berkunjung ke desa2 terpencil karena tidak mendapat uang “sampingan”. lebih baik ephorus datang untuk meresmikan gereja, acara2 mewah, seminar2 dibandingkan dengan masalah2 HKBP seperti HKBP sidikalang, pondok bambu, HKBP getsemani dll. yang penting uang iuran bulanan dari gereja2 lokal (kantong persembahan II). ephorus lebih condong bergaul dengan orang2 kaya dan berpengaruh di negara ini dibandingkan dengan orang miskin, orang desa, orang yang tidak berpengaruh.
    Menurut (bekas mahasiswa STT HKBP M Siregar (sudah Keluar) bahwa STT HKBP juga banyak permasalahan seperti pungli2 kepada dosen, dan kakak2 senior. menurutnya apabila ada pendaftaran mahasiswa baru dan mau lolos dari ujian saringan masuk si mahasiswa harus memberikan umpeti sebesar 4-5 juta karena ada team2 yang bertugas pada pos masing2 karena yang diterima hanya 80 orang dari 600 orang pendaftar
    dan banyak juga tantangan dan halangan ketika mahasiswa tersebut sudah resmi menjadi mahasiswa, mereka harus “bekerja keras” membayar pungli dan uang keamanan kepada senior2. dan kalan mahasiswa mendapatkan nilai jelek pada suatu matakuliah, mereka harus patungan sebesar 300-500 ribu
    dan ketika mahasiswa sedang menjalankan skripsi mereka harus cari muka dan memberi umpeti dan buah tangan sebesar 500-900 ribu. banyak kasus hamil dibarak2 dan kasus kematian yang ditutup-tutupi oleh pihak rektorat

    Yth.: Amang J. Sitompul, SH
    Ngeri do hape huriantaon atehe Amangboru, au pe gabe sadar, toho do hape songon nanidok ni dongan: “MPS na oto do ho antong, MPS bego”. Ai memang opat taon ahu sebagai anggota MPS/pengganti Parhalado Pusat HKBP (2004-2008) ndang adong huboto parsoalan na songoni hebatna. Mudah-mudahan ma dijaha Amanta Drs.Sihotang (Ketua Badan Audit HKBP) namasa on asa diklarifikasi, jala molo boi nian Amangboru sebagai pencinta Hukum parsidohot dibagasan, ai salah satu visi ni HKBP ima transparancy. Love, Love n Love (TodungLToruan)

  8. Ndang siantoan ni hatoban hasangapon HKBP. Ndang sijamaon ni hatoban hasangapon buku ende, kidung jemaat, Bibel, dna.
    Ndang sijaloon ni hatoban hasangapon tohonan hasintuaon, dohot angka jabatan-jabatan na adong di huria.
    Ndang siulaon ni hatoban hasangapon marjamita di angka punguan.

    .
    Hallo Pak Pendeta Prof. Hahha hah ha aaa 1 Korintus 9;16. 1 Petrus 2;9


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: