Posted by: todung | 25 August 2008

SEANDAINYA SAYA JADI PRESIDEN RI (AYAT 9)

KOTA BESAR, PERKOTAAN, KOTA KECIL DAN DESA DITATA

Untuk itu saya tidak akan membiarkan kota-kotaku mejadi kota kumuh, kotor, macet, tua, tidak teratur. Pengembangan kota di daerah pada kesempatan terbaik dikembangkan menjadi kota megapolitan, metropolitan dan kota besar.

Kujadikan hunian para pemimpin pemerintahan dan BUMN, swasta di pinggiran perkotaan. Sedang pusat perkantoran, pusat bisnis, tetap ada di pusat kota sekaligus dekat dengan perumahan pegawai/karyawannya, sehingga akan mengurangi fungsi alat transport rakyat dengan segala permasalahannya, dan pejabat negara dan pimpinan perusahaan dengan fasilitas kendaraan dan alat komunikasi memadai yang ada padanya bisa dengan cepat berhubungan dengan kantornya;

Kota besar dalam prosesnya secara otomatis mengembangkan daerah pinggiran menyesuaikan diri, kota Metropolitan dijadikan Kota Megapolitan, Kota Besar menjadi Kota Metropolitan serta kota kecil menjadi Kota Besar.

Idealnya perbandingan panjang jalan dan jumlah kendaraan roda empat ialah 1 : 11, namun kenyataan di kota besar bisa sampai 1 : 110. Pemerintah daerah jangan didikte oleh pengusaha kendaraan bermotor untuk sebebas-bebasnya menjual produk berbagai merk karena merupakan pemasukan pajak sangat besar. Ada ketidakseimbangan kebijakan pemerintah atas pengembangan kereta api dibanding dengan kenderaan roda dua dan empat, hal ini perlu dipertanyakan. Sementara pengusaha dan pemerintah daerah panen uang kendaraan tidak peduli penderitaan warga karena kemacetan. Khusus Jakarta dianjurkan menambah jalan di atas jalan, meneruskan program monorail dan pengembangan kereta api andalan rakyat ditindaklanjuti.

Aktifitas rutin pasar, toko, mall, kantor pemerintah dan swasta, pabrik, perbankan, pariwisata terkonsentrasi di pusat kota. Sementara para karyawan berdomisili di pinggiran kota. Pada jam sibuk jalan menjadi macet. Solusi atas kemacetan kota oleh Pemda DKI Jakarta ialah dengan operasi 3 in 1 pada waktu traffic jam, operasi Bus Way, Jalan Toll Lingkar kota, lingkar selatan serta under pass. Solusi properti yang disarankan: Seluruh kegiatan masyarakat, toko dan pasar modern, pasar tradisional, pemerintahan dan swasta tetap berpusat di kota, didukung dengan rumah susun atau apartemen dekat dengan pusat kegiatan (one stop living). Perumahan manajer atau pegawai setara eselon III ke atas dibangun di pinggir kota, mereka menggunakan fasilitas kendaraan atau bus umum ac serta alat komunikasi yang dimiliki.

Masalah banjir di perkotaan, umumnya disebabkan pembangunan jalan tidak satu paket dengan pembangunan got. Jalan tol dibangun tanpa memperhitungkan pembangunan got. Tidak ada got yang bisa dimasuki oleh truk pembersih got. Khusus ibukota Jakarta agar dibangun terusan air dari Depok langsung ke laut terdekat untuk mengatasi banjir kiriman. Selain itu pembangunan bangunan dan estat di sekitar bantaran kali Ciliwung dari Bogor hingga Jakarta, yang dulu dilarang sekarang dibangun meraja lela, segera dibongkar dan tidak diberi ijin. Ciptakan resapan air hujan ke tanah sebanyak-banyaknya.

Masyarakat jangan dibiarkan menyerobot tanah Negara di atas got, jalan kecil dan jalan besar. Penataan sampah berbasis rumah tangga, volume sampah yang masuk ke TPS (Tempat Penampungan Sampah) dan TPA (Tempat Penampungan Akhir) berkurang. Sanksi diberikan kepada penghuni atau pengusaha yang membuang sampah di sungai. Lingkungan kumuh, sesegera mungkin ditangani. Rencana Umum Tata ruang (RUTR) pemda disosialisasikan dan dilaksanakan. Pembangunan MCK (mandi, cuci, kakus), fasilitas Posyandu serta jalan setapak merupakan kewajiban pemerintah. Mengganti rumah bambu menjadi kayu atau beton, memperbaiki kondisi setempat baik secara swadaya mau pun dengan bantuan pemerintah.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: