Posted by: todung | 26 August 2008

SEANDAINYA SAYA JADI PRESIDEN RI (AYAT 21)

SIAPKAN

DANA CADANGAN NASIONAL DAN

DANA CADANGAN DAERAH

Saya simpan dana cadangan di tingkat nasional, provinsi bahkan di Kabupaten/Kota untuk mewaspadai dan mengantisipasi kekurangan keperluan dana mendadak.

Saya pantau terus kecukupan jumlah dana cadangan sehingga dengan cepat dapat mengantisipasi kondisi keuangan nasional dan daerah yang diumumkan secara transparan.

Peraturan Pemerintah Nomor 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah pada pasal 122; ayat 1 tentang Pengelolaan Dana Cadangan, memperhatikan betapa pentingnya hal mengenai dana cadangan. Sifat dana cadangan berupa uang tunai untuk mencukupkan kebutuhan dana yang relatif besar yang sifatnya keperluan mendadak. Dana cadangan dapat disediakan dari APBD. Dana cadangan daerah boleh naik dengan naiknya PADS (Pendapatan Asli Daerah Setempat). Indonesia berada dalam wilayah rentan bencana alam baik di darat, laut mau pun udara juga rentan dalam perburuhan terkait dengan PHK.

Dana cadangan disimpan dan dibukukan di tempat aman, tanpa beban pajak, tidak boleh digunakan untuk membiayai program, tidak dipinjamkan dan tidak diinvestasikan, mudah diambil. Misalnya untuk membiayai penanganan bencana alam, penyakit endemik, kapal hilang, kelaparan, solidaritas bantuan ke negara lain, kenaikan harga yang tinggi, menstabilkan pasar kredit, membangun infrastruktur secara nasional, dan mengatasi keadaan darurat lainnya.

Bagi Perusahaan swasta dan BUMN/D serta badan usaha lainnya memerlukan dana cadangan untuk mengantisipasi adanya kompensasi PHK (sebut: Dana Cadangan Kompensasi PHK); mempersiapkan pesangon, mempersiapkan pensiun, kebutuhan innovasi, kebutuhan strategis, menanggulangi resiko passiva, memupuk atau bentuk dana lain sesuai kebutuhan organisasi atau badan usaha tertentu, sepanjang sesuai dengan aturan yang mengatur secara nasional mau pun daerah.

Berapa sebenarnya besarnya jumlah dana cadangan lembaga setiap tahunnya?, tergantung pada kebutuhan minimal resiko yang diprediksi akan terjadi dalam tahun berjalan. diperhitungkan sebesar 3 % dari total anggaran. Apabila dalam kenyataan pelaksanaannya dana yang diperlukan kurang dari yang ditetapkan maka kebijaksanaan lain dapat ditempuh, Dana cadangan secara berangsur dapat dikembalikan pada kas Negara atau kas daerah.

Pengelolaan dana cadangan sangat berpeluang bagi terjadinya pencurian uang negara atau pencurian dana bantuan luar yang bersamaan dengannya. Pengawasan dalam berbagai bentuk baik pengawasan melekat, pengawasan komprehensif sejak perencanaan, pelaksanaan. Pengawasan dilakukan oleh seluruh masyarakat yang terlibat atau dilibatkan serta sasaran penerima bantuan, semuanya harus diawasi secara ketat.

Kemungkinan peluang pencurian uang dimaksud, pertama, karena rumitnya pengelolaan bencana secara mendadak sehingga salah kelola; kedua, karena rancu dengan bantuan cadangan sejenis dari luar organisasi; ketiga, karena memang ada unsur kesengajaan untuk memperoleh keuntungan sebesar-besarnya untuk pribadi atau mengatasnamakan organisasi.

Menjelang berakhirnya pemerintahan orde baru pernah dilakukan pengumpulan dana dari masyarakat berupa emas dan dana likuid oleh pemerintah untuk keperluan dana cadangan Negara?. Banyak warga masyarakat, organisasi sosial, perusahaan swasta dan lembaga lain yang menyumbang, sama seperti, pernah dilakukan masyarakat membantu para tentara pribumi berperang melawan penajajah, sehingga kemudian timbullah Hari Kesetiakawanan Nasional. Dana cadangan berlaku atas persetujuan wakil rakyat di DPR dan DPRD.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: