Posted by: todung | 26 August 2008

SEANDAINYA SAYA JADI PRESIDEN RI (AYAT 30)

BERDAYAKAN SATELIT DENGAN EFEKTIF

Satelit Palapa dan satelit lainnya dikembangkan dan digunakan seefektif dan seefisien mungkin menjangkau seluruh nusantara, dan diawasi pemanfaatannya untuk pengembangan media komunikasi dan informasi yang akurat dan murah baik secara cetak atau elektronik untuk kesejahteraan rakyat dan keamanan negara;

Penggunaan satelit milik bangsa oleh negara lain diperketat dan diawasi, tidak justru bebas digunakan oleh negara-negara lain di bawah kawasan pancar satelit, dan bangsa sendiri harus membayar mahal satelit sendiri.

Luas Indonesia seharusnya sudah dapat dijangkau oleh satelit Indonesia sendiri dengan pamantauan stasiun bumi Jatiluhur. Pertanyaan yang timbul ialah mengapa di Indonesia membayar telepon rumah, telepon gemgam serta internet demikian mahal. Bagaimana status perusahaan-perusahaan yang memanfaatkan fasilitas telekomunikasi seperti Telkom, Telkomsel, Indosat, Satelindo dan yang lain dengan bisnis telekomunikasi internasional, bisnis nirkabel, jaringan dan jasa telekomunikasi dengan segala perkembangan innovasinya, bentuk serta kaitannya dengan kepemilikan saham di dalam dan di luar negeri? Apakah ini kepemilikan negara yang dijadikan menjadi keuntungan bagi pengusaha? Mestinya Indonesia sudah harus memborong keuntungan dari operasi satelit Palapa dan perusahaan-perusahaan telekomunikasi bahkan harus lebih unggul dari perusahaan komunikasi lainnya. Bahkan sudah waktunya menjual merek buatan Indonesia secara Internasional. Awal sejarah persatelitan di Indonesia yang dimulai sejak tahun 1976 yaitu dengan kebanggaan tersendiri sebagai bangsa yang baru terbuka dan diakui oleh dunia luar untuk pengembangan pembangunan memiliki pengalaman yang panjang dimulai dengan diluncurkannya Satelit Palapa A-1 pada tanggal 9 Juli 1976; dilanjutkan dengan peluncuran Satelit Palapa A-2 setahun kemudian pada tanggal 11 Maret 1977; selanjutnya enam tahun kemudian diluncurkan pula Satelit Palapa B1 pada tanggal 16 Juni 1983; dan Satelit Palapa B-2, setahun kemudian pada tanggal 26 Februari 1984, semua buatan perusahaan Hughes Aircraft Company (Amerika Serikat).

Seterusnya diluncurkan Satelit Palapa B2P/R, Satelit Palapa B-4, Satelit Palapa C1, Satelit Palapa C2 Satelit Telkom 1, Satelit Telkom 2 dan Satelit B-4 pada tanggal 14 Mei 1992 oleh PT Telkom Tbk sendiri yang diluncurkan dari Cape Canaveral Florida AS. Satelit tersebut mendukung layanan komersil seperti SLJJ, SLI, yang kemudian digantikan oleh satelit Telkom 2 yang peluncurannya oleh PT Telkom Indonesia.

Perkembangan pemanfaatan satelit Indonesia demikian besar dalam rangka memajukan bangsa. Perkembangan yang sangat jelas terlihat dari memasyarakatnya bisnis telekomunikasi hand phone melebihi bisnis telepon rumah juga praktik penggunaan internet, walau pun dengan segala resiko negatif pemanfaatannya terkadang kurang mendidik seperti munculnya tontonan gratis BF, teknik operasi teroris, pencurian uang dengan kartu kredit dan lain-lain.

Bagaimana dengan satelit asing yang masuk ke kawasan Indonesia, perijinan, kerja sama, hasil usaha dan pengawasannya? Masalah satelit adalah masalah rahasia kondisi asset negara yang dapat dimanfaatkan bukan hanya di bidang prediksi bisnis juga di bidang keamanan Negara baik dari kemungkinan ancaman atau kemungkinan bencana alam yang terjadi.

Sama permasalahannya dengan perusahaan Negara lainnya yang diprivatisasi menjadi PT-tbk, PT Telkom,tbk sebagai pengelola satelit Indonesia sebaiknya dikembalikan lagi pengelolaannya menjadi perusahaan Negara sehingga tidak terjadi diskriminasi kepegawaian dengan PNS lainnya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: