Posted by: todung | 26 August 2008

SEANDAINYA SAYA JADI PRESIDEN RI (AYAT 43)

BANGUN OTORITA INDUSTRI BESAR, SEDANG DAN KECIL

Saya tetapkan industri besar menjadi otorita Nasional atau Propinsi, dan industri menengah menjadi otorita Kabupaten Kota, dan untuk industri kecil berupa produk bahan baku dan fasilitas pendukung spare parts industri menengah dan industri besar, berada di kabupaten, kecamatan, kelurahan/desa tertentu di setiap provinsi;

Untuk itu setiap kabupaten memiliki kawasan industri, ahli-ahli industri terutama pertanian dan kelautan saya sebarkan ke seluruh wilayah provinsi hingga ke tingkat kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan/ desa dan pantai dan pegunungan.

Otorita Batam menjadi contoh pengembangan kawasan yang perlu ditiru. Skope otorita berada di tingkat nasional namun di bawah naungan Provinsi Riau. Pembangunan sarana dan prasarana dilakukan oleh badan otorita dan kehidupan sosial berada di tangan pelayanan Gubernur Provinsi Riau. Pulau Karimun, Pulau Singkep, Kepulauan Seribu dan Pulau-pulau lain di seantero Indonesia sangat baik dikelola sedemikian rupa sehingga bermanfaat bagi kemajuan bangsa dan negara sesuai kondisi dan potensi setempat. Demikian halnya dengan badan otorita dalam skope yang lebih kecil di perkotaan seperti pengembangan kawasan pelabuhan, kawasan bandara, kawasan industri, kawasan hunian, kawasan perkotaan dan kawasan lain sangat relevan dikembangkan demi kemaslahatan rakyat dan perekonomian dan kegiatan sosial bangsa dan negara.

Pemerintah pusat membangun kawasan industri nasional di tempat strategis baik ditinjau dari segi pemasukan bahan dasar atau bahan baku, pemasukan tenaga yang diperlukan mau pun distribusi hasil atau pemasaran di dalam dan ke luar negeri. Misalnya pembangunan dan pengembangan kawasan industri di antara pulau-pulau di Indonesia untuk baja dan besi, untuk tambang timah dan bauksit, minyak dan gas, tembaga, uranium, emas, plastik dan kimia lain, tekstil, untuk kendaraan roda 2 dan 4 dan besar, untuk kapal terbang, untuk kapal laut besar, untuk senjata, untuk mesin, untuk jam dan jewelry, untuk produk elektronik tv, radio, kulkas, ac,

Otorita kawasan industri di Provinsi ditempatkan di kabupaten/kota yang strategis baik ditinjau dari segi pemasukan bahan dasar atau bahan baku, pemasukan tenaga yang diperlukan mau pun distribusi hasil atau pemasaran di dalam dan ke luar negeri. Misalnya pembangunan dan pengembangan kawasan industri dok kapal sedang dan kecil, asembling kendaraan motor, mobil, truck dan kenderaan besar, untuk pengelolaan hasil perkebunan, untuk penyamakan kulit, untuk pabrik sepatu, untuk pabrik sepeda, untuk sabun dan tepung sabun cuci

Pemerintah Kabupaten/ kota membangun kawasan industri di tempat strategis di kota atau di kecamatan baik ditinjau dari segi pemasukan bahan dasar atau bahan baku, pemasukan tenaga yang diperlukan mau pun distribusi hasil atau pemasaran di dalam dan ke luar provinsi. Misalnya pembangunan dan pengembangan kawasan industri untuk pengelolaan hasil pertanian, untuk industri furnish/ mebeler, untuk kerajinan tangan/ souvenir/cinderamata, untuk pabrik tapioka, dan lain-lain

Otorita kawasan industri di kecamatan yang strategis baik ditinjau dari segi pemasukan bahan dasar atau bahan baku, pemasukan tenaga yang diperlukan mau pun distribusi hasil atau pemasaran di dalam dan ke luar provinsi . Misalnya pembangunan dan pengembangan kawasan industri untuk pembuatan onderdil/ spareparts kendaraan misalnya velag motor dan mobil, baut dan mur, ornament kendaraan dari kulit atau dari besi, aluminium atau dengan berbagai lapisan, untuk industri pertukangan kayu, untuk industri pengelolaan makanan kering atau aneka makanan/buah dalam kaleng, untuk pengawetan dan pengalengan makanan.

Sedang di kelurahan menjadi alat penghubung pemasokan bahan pertanian seperti beras, sayur, telur, ikan, dan perkebunan seperti karet, kopi, coklat, sawit, jagung dan bahan kelautan seperti ikan, rumput laut ke lokasi pabrik di kecamatan, kabupaten/kota dan di provinsi dan produk langsung tangan untuk produk teknologi tepat guna seperti pembuatan peniti, boneka, transistor, kerajinan tangan untuk souvenir/cinderamata, pakaian jadi, atau keahlian tertentu seperti patung, layangan, gangsing, atau makanan siap saji, krupuk beras, krupuk ubi, krupuk kulit, krupuk kentang serta mpek-mpek, dan untuk pengepakan tepung beras, pembuatan kue atau jajanan asli setempat, dan lain-lain

Perdagangan antar provinsi sangat dimungkinkan dengan mutasi barang pada pusat distribusi pasar di tingkat provinsi, kabupaten/Kota atau di Kecamatan. Untuk menghidupkan pemasaran hasil produksi keseluruhan provinsi setempat maka di Ibukota Propinsi dan Ibu kota Kabupaten/Kota dimungkinkan dibangun Mall, Supermarket, Hipermarket, yang 80 % menjual hasil produk masyarakat provinsi setempat dan nasional, sisanya 20 % merupakan produk luar negeri. Sedang di Ibukota Kecamatan dan Kelurahan tidak diperbolehkan masuknya mall, hipermarket, supermarket, termasuk indomaret, alfamaret, giant, makro, carefore, dan lain-lain karena dampaknya kelak akan membunuh langsung produk masyarakat setempat bila tiba saatnya akan didominasi oleh produk luar negeri. Transaksi MLM (multi level marketing) diperbolehkan masuk ke area perdagangan kecamatan apabila barang yang diperdagangkan 90 % merupakan produk provinsi setempat dan nasional, selebihnya 10 % merupakan produk luar negeri.

Kebersahajaan nasional, provinsi, kabupaten/kota dan kecamatan mengelola kawasan industri di wilayahnya akan membawa dampak positif bagi banyak aspek, tidak ada perlombaan tenaga muda untuk masuk pegawai negeri, korupsi dan pencurian uang negara dan uang rakyat berkurang, kejahatan pun akan berkurang, bukan lagi dengan hadiah-hadiah judi atau jalan pintas lainnya.

Seandainya Saya Jadi Presiden


Responses

  1. LANJUTKAN PERJUANGAN MU SOBAT……..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: